Berita Bethel
Penulis: Pram (18/12/2021)

Tinjauan Bencana dari Perspektif Teologia

Apakah benar di dalam Alkitab telah tertulis soal bencana [alam] ?. Hal ini dibahas secara ringkas oleh nara sumber Pdt. Dr. Gernaida Pantan. Ia menyatakan bencana dipicu oleh fenomena alam, kegagalan manusia dalam menjaga dan mengelola alam seperti eksploitasi yang berlebihan terhadap alam, hasilnya adalah perubahan iklim [climate change] yang menghasilkan perubahan struktur daratan dan lautan. Berikutnnya adalah hukuman Allah akibat dosa manusia. 

Soal bencana, nara sumber mendefiniskan sebagai peristiwa yang menyebabkan terjadinya kerusakan, kerugian, penderitaan, kecelakaan, kematian dan bahaya yang mengancam bagi hidup manusia serta lingkungan alam lokasi manusia tinggal.

Bencana sebagai fenomena alam dan tidak bisa diprediksi manusia seperti kapan waktu tepatnya sebuah gunung akan meletus, kapan tsunami akan terjadi ?.

Lebih lanjut, nara sumber melisting contoh-contoh bencana alam, penyakit dan lain-lain  yang telah tertulis dalam Alkitab yaitu 1. Air bah [Kejadian 7:11-12]. Bencana ini adalah hukuman Tuhan atas dosa-dosa manusia, sebaliknya Nuh dan keluarganya mendapatkan karunia Allah [Kejadian 6:8-9]. 

2. Penyakit seperti sampar, kusta, dan barah. Salah satu contoh adalah dunia pernah terjangkit flu Spanyol, penyakit pes.  3. Kelaparan sebagai akibat dari hukum Allah [Mazmur 105:16]. 4.Dosa manusia [Imamat 26:21]. 5.  Hilangnya berkat Tuhan karena berhala [Hosea 2:8].

6. Fenomena alam [I Raja-raja 17:1, Yeremia 14:1-4]. 4. Bencana sebagai hasil dari peperangan [Yesaya 1:7] dan hukuman atas penyembahan berhala."Penyakit yang diijinkan Allah salah satunya adalah tulah Tuhan atas Kerajaan Firaun di Mesir [penyakit sampar]," pungkasnya. Nara sumber berbicara via daring atas undangan Departemen Pelayanan Masyarakat [Pelmas] Badan Pekerja Pusat [BPP] Gereja Bethel Indonesia pada acara webinar dengan tema Manajemen Kebencanaan.