Berita Bethel
Penulis: Pram (13/07/2022)

Presiden Sri Lanka Melarikan Diri Ke Maladewa, Negara Darurat Nasional

Perdana Menteri (PM) Ranil Wickremesinghe ditunjuk sebagai penjabat presiden, setelah Presiden Gotabaya Rajapaksa kabur dengan menggunakan pesawat, di tengah protes massal masyarakat karena krisis ekonomi.   

Keterangan resmi dari juru bicara parlemen menyebutkan, Presiden Gotabaya Rajapaksa memberitahu Wickremesinghe tentang penunjukan itu, berdasarkan Pasal 37.1 Konstitusi Sri Lanka.Namun sejauh ini tidak tidak keterangan langsung dari Rajapaksa.   

Semua pengumuman dalam beberapa hari terakhir datang dari Ketua Parlemen dan kantor Perdana Menteri.Sebelum ditunjuk sebagai penjabat Presiden, PM Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, telah mengumumkan keadaan darurat di negara itu.   

Sementara itu, aparat kepolisian menembakkan gas air mata dalam upaya membubarkan pengunjuk rasa di luar kantor Perdana Menteri.Jam malam telah diberlakukan di Provinsi Barat, yang meliputi ibu kota Kolombo.   

Presiden melarikan diri. Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa telah melarikan diri dengan menggunakan pesawat, di tengah protes massal masyarakat karena krisis ekonomi.   

Angkatan Udara negara tersebut mengkonfirmasi bahwa presiden berusia 73 tahun ini terbang ke Maldives bersama istrinya dan dua petugas keamanan.   

Mereka mendarat di ibu kota Male, sekitar pukul 03:00 waktu setempat (05:00 WIB), menurut informasi yang diterima BBC Sinhala. Keberangkatan Rajapaksa meninggalkan Sri Lanka ini mengakhiri dinasti keluarga yang telah berkuasa di negara tersebut selama puluhan tahun. Berita selengkapnya, klik di sini. [Sumber : bbc.com].