Berita Bethel
Penulis: Pram (31/01/2024)

Rakernas Pelmas 2024 : Melayani Masyarakat Melalui Layanan Kesehatan

Pelayanan Diakonia ditujukan untuk dua sasaran yakni internal [hamba Tuhan, jemaat, Gereja lokal] dan eksternal [umum, warga masyarakat]. Tugas ini bukan hanya terbatas menjadi tugas BPP GBI, BPD GBI saja tetapi menjadi bagian tugas dari orang percaya dan Gereja-gereja lokal GBI. Hal ini ditegaskan Ketua Umum BPP GBI, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham melalui Zoom [foto kanan atas]. Hadir Drs. Andi Hanindito M.Si [Pendiri Taruna Siaga Bencana, mantan pejabat di Kementerian Sosial RI, foto kiri atas : nomor ketiga dari kiri].

Ia bicara ketika mengawali Rakernas Departemen Pelayanan Masyarakat BPP GBI yang digelar secara onsite di Graha Bethel, Jakarta dan online [Rabu, 31/1]. "Mari kita lebih lagi melayani masyarakat melalui pelayanan kesehatan, dengan cara membuka Klinik-Klinik Sehati. BPP GBI akan memberikan dukungan BPD-BPD untuk sebagian peralatan kesehatan, pengurusan ijin," katanya.

Ketum BPP GBI menambahkan Gereja lokal GBI bisa masuk ke grup Klinik Sehati. Ia memotivasi, asal ada tenaga dokter, bisa membuka Klinik. Tak hanya pelayanan kesehatan saja, Ketum BPP GBI mendorong Gereja-gereja lokal untuk mendirikan dan selenggarakan pendidikan seperti PAUD, SD, SMP, SMA.

Bahkan imbuhnya, GBI mempunyai rencana untuk mendirikan Universitas Bethel. "GBI kerja-sama dengan CBN [Cahaya Bagi Negeri] untuk menyusun Kurikulum PAUD, TK A dan TK B. Departemen Pendidikan BPP GBI akan kerja-sama dengan Departemen Pelmas menggelar pembekalan-pembekalan cara untuk mendirikan PAUD, " katanya.

Soal Tagana Rajawali GBI, himbauan Ketua Umum BPP GBI agar Tagana melakukan regenerasi dengan melatih anak-anak muda. "Kelak [hasil] pelatihan ini bisa memberkati kantong-kantong Kristen khususnya daerah-daerah yang tertinggal," katanya.

Merespons data-data yang ada, GBI mempunyai aset-aset [lahan] yang luas dan bisa dipergunakan untuk pelatihan perkebunan, pertanian, dan lain-lain. "Para jemaat juga ada yang mempunyai lahan dan bisa dipinjam untuk usaha ini, sebaiknya disertai juga dengan pendirian Koperasi-Koperasi," pungkas Ketua Umum BPP GBI.

Sesi berikutnya adalah pembukaan acara oleh Pdt. Dr. Wiryohadi, MTh dengan pemukulan gong [foto bawah] dan dilanjutkan dengan pembekalan oleh beliau.