Berita Bethel
Penulis: Pram (28/03/2024)

Doa Puasa Nasional WBI : Jadikan Doa Sebagai Gaya Hidup !

Pentingnya Gereja berdoa ditekankan pembicara Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon, MTh. Ia bicara pada sesi Doa Puasa Nasional Departemen Wanita BPP GBI bertemakan Penyembah yang Tangguh digelar secara onsite di Graha Bethel, Jakarta dan online [Selasa, 27/3].

Menurutnya, pihak gereja setan juga tengah gencar-gencarnya berdoa dengan tujuan agar hamba Tuhan jatuh ke dalam dosa, bisnis orang percaya juga demikian supaya mereka tak bisa mendukung pelayanan Gereja Tuhan. "Mereka doa agar rumah-tangga Kristen banyak terjadi perceraian,"ujarnya.

Teladan doa katanya adalah doa Tuhan Yesus sendiri. "Doa adalah kekuatan untuk mengeksekusi kehendak Tuhan agar terlaksana di bumi ini dan doa bermakna memutuskan tinggal [berkomunikasi dengan Tuhan]," tegasnya.

Nara sumber mengutip nats kata pertama soal doa yakni nats Kejadian 20:6 Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga, bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus, maka Aku pun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia.20:7 Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau."

Nats Alkitab lainnya ia kutip dari Matius 16:19 dan kejadian 1:6. "Doa kita musti selaras dengan kehendak-Nya, hal ini sesuai dengan nats Matius 6:39," katanya.

Lebih lanjut, Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon, MTh mengatakan kata penyembahan pertama kali muncul, yakni ada pada nats Kejadian 22:5 [Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu].

Tuhan pasti mengabulkan doa permohonan orang percaya, asal sesuai dengan kehendak-Nya. "Doa bukan untuk mengubah kehendak-Nya, tetapi doa untuk mengeksekusi kehendak-Nya di muka bumi," tegasnya. Namun, ia mengingatkan doa yang Tuhan tidak jawab seperti tertulis pada nats Yakobus 4:3 [Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu].

Pada penghujung kotbahnya, ia menyampaikan cara agar orang percaya mengerti kehendak-Nya, yaitu membaca dan merenungkan Firman Tuhan [Yosus 1:8], memperbaharui pikiran [Roma 12:2]. "Kelolalah potensi waktu, keuangan dengan baik," pungkasnya.

Sesi dilanjutkan dengan doa-doa syafaat dengan tema bangsa dan negara, BPP GBI, para pengurus BPP GBI, Gereja-gereja, pemulihan diri pribadi dan lain-lain pokok-pokok doa penting.