Berita Bethel
Penulis: Pram (04/06/2024)

Pemimpin Gereja Musti Berkarakter Sehat

Salah satu syarat Gereja sehat adalah manajemen yang baik dan teratur, termasuk pertemuan berkala antara Gembala, pengurus [pengerja], pengembangan pemimpin lain, serta evaluasi program dan anggaran. Hal itu disampaikan Ketua Umum BPP GBI [Pdt. Rubin Adi Abraham, MTh] pada salah satu sesi SMD khusus Gembala BPD DKI Jakarta.

Acara berlangsung di GBI Fellowship Center, Jakarta-Pusat [Selasa, 23/3]. Hal penting lainnya berkaitan soal pengelolaan keuangan Gereja yaitu menetapkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Gereja (RAPBG), pemisahan asset pribadi dan Gereja termasuk kepemilikan gedung Gereja dan nomor rekening bank, dan pemisahan fungsi ketua, bendahara, pembukuan dan auditor, prosedur pengeluaran uang dan aturan-aturan di tingkat Sinodal. 

Gereja sehat musti dipimpin pemimpin yang sehat dari segi karakter, memiliki buah-buah roh, komunikasi yang intens dengan Yesus Kristus melalui doa, pujian dan penyembahan. 

Dari sisi keuangan, seorang pemimpin bukan hamba uang, mencukupkan diri dalam segala keadaan, mampu menjaga diri gari godaan baik itu harta, tahta, dan wanita. "Bertumbuh dalam pengajaran sehat sesuai dengan Firman Tuhan dan mengikuti pembinaan yang dilakukan BPD GBI di Indonesia, BPLN [luar negeri] dan BPP GBI," pungkasnya.