Berita Bethel
Penulis: Pram (12/08/2015)
Pdt. O.E. Mesach : Gaya Pelayanan Nehemia


Kehidupan dan sistem kinerja Nehemia dibahas Pdt. O.E. Mesach (MP BPH GBI) saat menyampaikan renungan Firman Tuhan di Rakor dan Gathering BPD/BPLN GBI hari kedua (Rabu, 12/8).



Kehidupan seorang pelayan Tuhan harus mengerang dihadapan Tuhan seperti William Booth, dikutip Pdt. Olly sebagai salah satu contoh tauladan. Ada juga contoh hamba Tuhan lain dari Skotlandia yang berikrar "Give me Scotland or I die".



Pelayanan menurutnya perlu mencontoh Nehemia, ketika ia berhadapan dengan kelompok penentang (pembangunan tembok Yerusalem). Tobia dan kawan-kawan tidak senang dengan Nehemia sebab ia mensejahterakan kesra umat Tuhan. Nehemia terapkan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling).



Nehemia selalu berprinsip saat tiada jalan, Tuhan buka jalan dan beri keberhasilan. Ia mengutip nats Nehemia 2:20 "Aku menjawab mereka, kataku: "Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun. Tetapi kamu tak punya bagian atau hak dan tidak akan diingat di Yerusalem!.



Nehemia 4:6 dan 23 "Tetapi kami terus membangun tembok sampai setengah tinggi dan sampai ujung-ujungnya bertemu, karena seluruh bangsa bekerja dengan segenap hati.Demikianlah aku sendiri, saudara-saudaraku, anak buahku dan para penjaga yang mengikut aku, kami semua tidak sempat menanggalkan pakaian kami. Setiap orang memegang senjata dengan tangan kanan".



Menghakiri renungannya, Pdt. Olly berpesan agar pelayan Tuhan memiliki rasa empati jika ada laporan-laporan dari daerah maupun masalah. Acara dilanjutkan dengan sesi "Kepemimpinan yang Melayani, Resolusi Konflik dan Negosiasi Efektif" dengan nara sumber Drs. Sigit Triyono dari Sukses Holistik Indonesia Consulting.