Berita Bethel
Penulis: Pram (25/08/2015)

Mengintip Kecanggihan 'Otak' Raksasa Google


Jakarta - Setiap hari menangani begitu banyak pencarian online, video YouTube, ataupun akses email, Google mengoperasikan begitu banyak data center di seluruh dunia. Raksasa teknologi itu mengungkap kalau mereka menjalankan lebih dari 100.000 server.



Dikutip detikINET dari Mashable, Senin (24/8/2015), setiap unit server itu bisa secara random berkomunikasi satu sama lain dengan kecepatan 10 Gb/s dalam jaringan yang disebut Jupiter. Berarti lebih cepat seratus kali lipat dari jaringan generasi pertama yang dibuat tahun 2005.



Untuk menghasilkan performa jaringan sesuai keinginan, Google membangun infrastruktur sendiri. "Untuk mengejar misi Google mengorganisir informasi dunia, membuatnya bisa diakses secara universal, maka dibutuhkan jumlah storage dan komputasi luar biasa," kata Amin Vahdat dari Google.



"Hal itu memerlukan koordinasi di antara komputer skala besar. Sepuluh tahun lalu, kami menyadari kalau kami tidak bisa membeli, dengan harga berapapun, jaringan data center yang bisa memenuhi persyaratan skala dan kecepatan kami," papar Amin.



Jadi Google memutuskan membangun infrastruktur jaringan data center hardware dan software sendiri. Dari awal yang cukup sederhana, mereka telah membangun dan menjalankan lima generasi infrastruktur jaringan data center.



"Jaringan Jupiter yang merupakan generasi terbaru telah meningkatkan kapasitas lebih dari 100 kali dibanding generasi pertama jaringan kami. Artinya 100 ribu server kami bisa berkomunikasi satu sama lain di kecepatan 10 Gb/s," jelasnya lagi.



Data center utama Google terletak di berbagai negara seperti di Finlandia, Belgia dan beberapa di Amerika Serikat. Data center baru sedang dibuat di Chile, Hong Kong, Singapura sampai Taiwan.[Sumber Naskah dan Foto : detikinet/detik.com]