Berita Bethel
Penulis: Pram (17/11/2015)
Kapolda Metro Resmikan Media Management Center


Polda Metro Jaya melakukan penguatan dalam bidang penyampaian informasi ke publik dengan mendirikan Media Management Center (MMC). Ini dilakukan agar Humas Polda Metro Jaya bisa memberikan informasi dengan cepat dan akurat.



Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian mengapresiasi terobosan oleh Kombes Mohammad Iqbal selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya ini."Launching MMC, ini ide Pak Iqbal, terlalu banyak ide kreatif, inovatif dia, apalagi meniru seniornya Kadiv Humas Polri (Irjen Pol Anton Carliyan). Sejak beliau menjabat, banyak sekali terobosan beliau, bahkan anggaran Humas Polri yang tadinya Rp 50 M, nanti naik jadi Rp 129 M," kata Irjen Tito.



Hal itu diungkapkan Irjen Tito dalam sambutan di acara 'Peresmian MMC dan Pembukaan Rakernis Humas Polri' di Polda Metro Jaya, Senin (16/11/2015). Hadir pula Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Carliyan, dan jajaran Humas Polres Polda Metro Jaya dan Polda lainnya.



Kapolda mengatakan, ada dua fenomena besar yang berkaitan dengan kehumasan, yakni fenomena demokratisasi dan fenomena teknologi informasi. Pasca tumbangnya kekuasaan Soeharto di tahun 1998, informasi semakin terbuka.



"Fenomena demokratisasi ini dimana kekuasaan ada di tangan rakyat. Artinya, bagaimana mendapat legitimasi dan dukungan publik, polisi tidak akan mampu survive, akan digoyang terus jika tidak mendapat dukungan dan kepercayaan publik," jelas Tito.



Mantan Kapolda Papua ini berharap, dengan adanya MMC ini, Humas Polda Metro Jaya dapat menjembatani informasi publik lewat media massa. Menurutnya, Humas adalah garda terdepan untuk membangun opini publik terhadap Polri.



Diharapkan, Humas tidak lagi menjadi corong polisi, tetapi juga memberikan informasi positif dengan cepat dan akurat kepada masyarakat."Karena 80 persen opini ini dibentuk oleh Humas," imbuhnya.



Alat Pemantau Isu di Media. Sementara, Kombes Iqbal mengatakan, MMC merupakan sebuah manajemen intelijen media yang salah satunya berfungsi untuk memantau isu-isu di media massa. Dengan adanya MMC ini, diharapkan Polda Metro Jaya mampu merespons segala peristiwa maupun isu yang berkembang di masyarakat secara cepat dan akurat.



"Keunggulan dari Media Management Center Polda Metro Jaya yakni memanfaatkan intelijen media yang dapat memberikan gambaran secara detil dan kongkrit tentang trending topic, isu-isu strategis baik global maupun regional, sentimen, mapping dan networking," kata Iqbal.



Aplikasi sistem analisa media yang dikembangkan Indonesia Indicator ini diterapkan di jajaran Humas Polres hingga Polsek Polda Metro Jaya. Di MMC ini, polisi memantau informasi dan isu yang berkembang dari media cetak, online, televisi, juga media sosial seperti Facebook dan Twitter.



"Informasi yang kami sajikan merupakan informasi real time, yang di update setiap saat," ungkapnya.Dengan adanya MMC ini, Polda Metro Jaya dapat mencari isu apa yang sedang hangat yang berkembang di masyarakat yang disajikan melalui media massa. Dengan demikian, Polda Metro Jaya dapat merespons cepat setiap pemberitaan yang terkait di media massa.



Menerima Hibah 35 Ponsel Android. Bidang Humas Polda Metro Jaya mendapat hibah 35 unit telepon selular Android untuk mendukung Media Management Center (MMC). Dengan android yang sudah terpasang aplikasi Sisfohumas (Sistem Informasi Humas), dapat memudahkan Humas Polda Metro Jaya untuk menyajikan informasi secara real time dari jajaran Polsek dan Polres.



"Sistem aplikasi ini menggunakan hand phone android yang dihibahkan PT Smartfren Telekom ke Humas Polda Metroo Jaya, ada 35 unit, berikut pulsa paket data komunikasi suara untuk 2 tahun," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal.

35 Unit android ini disebar ke jajaran Humas di Polsek dan Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.



Dengan aplikasi Sisfohumas, pemegang fungsi kehumasan di Polsek dan Polres dapat melaporkan langsung peristiwa di wilayah masing-masing ke pusat Media Management Center (M2C) Polda Metro Jaya."Sehingga seluruh petugas yang meliput kegiatan ataau kejadian dapat melaporkan secara langsung kepada petugas M2C Polda Metro Jaya, sehingga informasi yang masuk dapat segera dimoderasi untuk dapat diketahui oleh pimpinan secara berjenjang sebelum informasi tersebut dipublikasikan," jelasnya.



Dengan masukan informasi kegiatan serta kejadian di wilayah Polsek dan Polres, Humas Polda Metro Jaya dapat mengontrol isu yang menjadi trending topic di media-media baik online, cetak, televisi maupun radio.



"Dengan begitu, kami bisa secara cepat memberikan counter terhadap isu-isu yang berkembang di media, khususnya yang berkaitan dengan Polda Metro Jaya," imbuhnya.

Humas Polda Metro Jaya juga bekerjasama dengan sejumlah stasiun televisi swasta nasional untuk memberikan informasi terkini melalui M2C ini.



Media yang bekerjasama dengan M2C Polda Metro Jaya dapat mengutip informasi dari website resmi Humas Polri, www.tribratanews.com.M2C ini juga didukung oleh Tahir Foundation yang mensuportpengadaan perangkat keras, perangkat multimedia dan jaringan yang terpasang di M2C Polda Metro Jaya. Juga didukung PT Ngabendu Teknologi Utama yang membuat sistem perangkat lunak dan aplikasi.[Sumber : detik.com/Foto: Mei Amelia].