Berita Bethel
Penulis: Pram (01/12/2015)

Cara Bijak Belanjakan Uang


Allah mengharapkan kita untuk beriman tapi juga memiliki perencanaan yang wajar untuk memanfaatkan sumber-sumber yang Ia berikan. Cara terbaik untuk mengatur keuangan Anda dan menjauhi hutang ialah merencanakan segala sesuatunya sebelum pengeluaran ataupun godaan tersebut terjadi.



MULAI DENGAN ANGGARAN. Anggaran adalah pedoman yang mengarahkan dan mengingatkan kemampuan Anda. Membuat anggaran tidak menjadikan Anda lebih makmur namun dapat membatasi keinginan menghamburkan uang dan membantu Anda supaya tidak terjerat hutang.



PUTUSKAN IKUT ANGGARAN. Banyak yang menyadari perlunya anggaran yang baik, namun sedikit yang mematuhinya. Hanya 25% saja rumah tangga Amerika yang melakukannya. Lima puluh persennya mengatakan ingin menganggarkan tapi tidak pernah dapat mematuhinya. Buatlah rencana dan patuhi dengan seksama.



MEMPRIORITASKAN PENGELUARAN. Buatlah daftar menurut apa yang Anda anggap terpenting. Mulai dengan kebutuhan utama (perumahan, makanan, mobil, listrik & telpon, asuransi dan pajak). Kemudian daftar apa saja “yang harus Anda miliki” (pakaian, furnitur, dll.). Terakhir daftarkan barang-barang yang ingin Anda miliki.



MEMBERI ALLAH LEBIH DULU. Jika Anda melakukan prioritas utama ini dengan baik, langkah-langkah selanjutnya menjadi lebih mudah. Allah menjadikannya jelas bahwa Dia menerima buah-buah pertama dari pendapatan Anda, bukan yang tersisa. Kunci untuk menghormati Allah melalui keuangan adalah dengan mengingat bahwa uang Anda bukanlah uang Anda. Allah yang memilikinya dan memberikan pada Anda sesuai kemurahanNya.



BAYAR TAGIHAN TEPAT WAKTU. Buat anggaran yang memungkinkan Anda membayar semua tagihan Anda secara penuh dan tepat waktu setiap bulan. Jika Anda belum dapat melunasi semuanya. Bayarkan sejumlah dari seluruh tagihan tersebut dan tanamkan niat untuk membayar semua hutang yang Anda miliki.



Jika Anda sudah tidak dapat membayar tagihan-tagihan rutin, berarti sudah waktunya pindah ke rumah yang lebih kecil, memakai mobil yang modelnya lebih tua, atau melakukan pemotongan drastis hingga Anda dapat menngimbangi pendapatan dan pengeluaran Anda.



LUNASI HUTANG SECEPAT MUNGKIN. Hutang menjadikan tanggung-jawab lebih berat. Jangan jadikan diri Anda budak kreditor. Jangan berhutang, kecuali jika Anda memilki rencana yang pasti untuk pelunasannya. Yang jelas, jauhi hutang jika Anda tidak dapat mengatasiya.



RENCANAKAN DANA KEBUTUHAN MENDADAK. Kebutuhan kecil yang mendadak akan menghabiskan anggaran Anda setiap bulan, kecuali jika Anda menyisihkan sejumlah dana dalam anggaran. Misalnya, untuk anjing yang sakit, radiator mobil rusak, kembali ke sekolah, pakaian, dan lain-lain.



BERSENANG-SENANGLAH. Gunakan uang Anda untuk kesenangan pribadi. Setelah mengatur keuangan Anda dengan bijaksana dan memberi dengan murah hati, tiba saatnya menikmati hasil dari buah-buah pekerjaan Anda.



JIKA ANDA PUNYA KELUARGA, LIBATKAN MEREKA. Ketika Anda membuat daftar prioritas, penting untuk melibatkan seluruh anggota keluarga sehingga mereka mengerti prioritas tersebut dan tetap fokus pada tujuan



JIKA ANDA PUNYA PASANGAN, BERI TUGAS MEMBAYAR TAGIHAN. Ini bukan tentang kontrol, Anda berdua telah paham kondisi keuangan maupun tujuannya, namun yang paling cakaplah yang harus melakukannya.



Referensi Alkitab Tentang Keuangan : 1. Membuat anggaran, perkiraan biaya konstruksi [Lukas 14:28]. Uang tidak pernah memberi kepuasan [Pengkhotbah 15:10. 2. Cinta uang [1 Timotius 6:10]. 3. Tidak dapat melayani uang dan Tuhan [Matius 6:24]. 4. Perpuluhan dan persembahan untuk pelayanan [Maleakhi 3:8].



5. Yesus menerima sepenuh hati pemberian kecil seorang janda. [Lukas 21:1]. 6. Allah menginginkan kita memberi dengan suka cita. 2 Korintus 8:1-9, 11-12, 9:6-7; 1 Timotius 6:17-19. 7. Cari dulu Kerajaan Allah. [Matius 6:33]. 8. Allah ingin kita berbelas kasihan dan memberi pada orang miskin [Amsal 14:21]. 



10.Warisan uang gampang [Amsal 20:21]. 11. Uang tidak berharga [Yehezkiel 7:19]. 12. Iman pada Allah [Amsal 3:5]. 13. Tidak ada yang mustahil bagi Allah [Yeremia 32:17]. 14. Allah itu setia - Ratapan 3:22-24, 32].



15. Percaya dan berharap pada Allah, menantikan Dia dengan sabar. [Mazmur 37:1]. 16. Berseru pada Allah dalam kesukaran. [Mazmur 50:15]. 17. Percaya pada Bapa Surgawi. [Matius 6:25]. 18. Allah memperhatikan orang-orang yang percaya padaNya. [Nahum 1:7].  Sumber : ChristianAnswers.Net/indonesian - Foto : Istimewa.