Berita Bethel
Penulis: Pram (13/12/2015)

BPD Jakarta : Natal DPA [Peace Maker]


Kelahiran Yesus merupakan sebuah momentum untuk setiap orang percaya memperbaiki komitmen pelayanannya dihadapan Tuhan. Karena Natal sesungguhnya bukanlah Peringatan Ulang Tahun biasa, namun Natal merupakan perwujudan Kasih Bapa di Surga untuk menyelamatkan dunia ini.



Menyadari akan hal tersebut, kami DPA GBI DKI JAKARTA meresponi Natal dengan mengambil Tema PEACE MAKER. Tujuan dari tema itu mengingatkan semua Generasi Muda GBI DKI Jakarta untuk dapat memberitakan pesan damai yang datang dari Surga. Dunia tidak sekedar membutuhkan orang-orang yang pintar dan baik, tapi dunia sesungguhnya membutuhkan pembawa pesan damai. Yesus hadir untuk memberikan kedamaian bagi kita.



Natal tahun ini merupakan Natal Gabungan pertama yang diadakan oleh DPA GBI DKI Jakarta, setelah sebelumnya Natal di adakan diwilayah masing-masing pada tahun lalu. Mengambil waktu hari Sabtu tanggal 5 Desember 2015 pukul 16.00-18.00wib bertempat di GBI Sungai Yordan Roxy Mas Lantai 3, ibadah Natal berlangsung dengan kikmat dan menarik.



Pujian penyembahan dilayani oleh Tim PAHAT DKI Jakarta, dan dibuka Kata Sambutan perwakilan BPD GBI DKI Jakarta oleh Pdt. Kiki Tjahjadi,M.Th dan perwakilan PP GBI oleh Pdm. Tonny Tanuwijaya, M.Th. Pujian penyembahan dinyanyikan dengan iringan para penari Tamborin, serta konsep acara yang digabung dengan penampilan Drama Musikal.



Persiapan dan latihan para pemain drama musikal yang secukupnya, ternyata tidak menghalangi para pemain drama untuk dapat memberikan penampilannya yang terbaik. Drama musikal dibuka dengan cuplikan film seputar fenomena kesibukan manusia di kota besar seperti Jakarta, kasus kejahatan kriminalitas yang tinggi, harga-harga kebutuhan pokok yang naik dan aksi para demostran yang menuntut kenaikan gaji.



Perlahan-lahan drama musikal terus masuk ke dalam inti pesannya. Ditengah-tengah drama musikal disajikan penampilan oleh suara emasnya Jason Purba Juara 1 Solo Vocal Show Your Talent Part Two 2015. Puncaknya drama musikal ditutup dengan tarian seluruh pemain drama yang tetap menantikan pengharapan dari Tuhan dan tetap membawa pesan damai ke dalam dunia ini.



Pesan Natal disampaikan oleh 5 orang KPA yang mewakili 5 wilayah DKI Jakarta, mereka adalah Pdm. Kris Suhartono (perwakilan KPA GBI Jakarta Barat), Pdm. Sony (perwakilan KPA GBI Jakarta Selatan), Pdp. Setiawan Halim (perwakilan KPA GBI Jakarta Timur), Pdm. Vanny Paendong (perwakilan KPA GBI Jakarta Pusat) dan Sdr. Steiven Pelipus (perwakilan KPA GBI Jakarta Utara).



Isi dari pesan Natal tersebut adalah :1. YESUS LAHIR DI DALAM KESEDERHANAAN. Adakah gereja saat ini perduli terhadap mereka yang hidupnya jauh dari kekayaan yang berlimpah, jauh dari kedudukan yang penuh dengan penghargaan, jauh dari perhatian kita dan mungkin juga jauh dari berita keselamatan.



Saatnya Gereja Tuhan bangkit dan memberikan kedamaian bagi mereka yang tidak memiliki jaminan hidup layak secara jasmani di negara ini, tingkatkan terus pelayanan diakonia dan marturya bagi mereka yang kurang beruntung. Andakah orangnya yang mau membagikan pesan kedamaian itu ?



2. YESUS LAHIR DITENGAH ANCAMAN HIDUP. Siapakah anak manusia yang mau mengalami proses kelahirannya ditengah-tengah ketidaknyamanan bahkan ditengah-tengah ancaman ? Setiap orangtua pasti merindukan memberi yang terbaik bagi kelahiran anaknya. Tapi bayi Yesus Kristus tidak mendapatkan hal tersebut.



Bayi Yesus Kristus harus mengalami perjalanan yang begitu jauh untuk mencari sebuah tempat perhentian, dan bayi Yesus Kristus harus mengalami tekanan psikologis ditengah ancaman akan kelahirannya. Pesan apakah sebenarnya yang Yesus berikan kepada kita tentang KelahiranNya ditengah-tengah ancaman ?.



Dunia bukanlah tempat tinggal kita untuk selamanya, karena itu gereja Tuhan hadir untuk memberikan pesan kedamaian. Hampir setiap hari kita disuguhkan berita-berita “ancaman kehidupan”. Angka kriminalitas yang tinggi, kasus narkoba yang meningkat, harga kebutuhan pokok yang terus naik.



Apakah gereja Tuhan akan berdiam diri saja ? Bangkitlah gereja Tuhan, bagikan pesan kedamaian itu “jangan kamu kuatir, serahkanlah hidupmu kepada Tuhan”. Dunia tidak akan memberikan kenyamanan hidup bagi siapapun.



3. YESUS LAHIR UNTUK KESELAMATAN BANGSA-BANGSA. Siapakah anak manusia yang kelahirannya menggemparkan petinggi-petinggi dunia ? Sepanjang sejarah kita hanya menemukan satu nama yang agung yakni Yesus Kristus. KelahiranNya bukan sebagai tandingan atas pemerintahan sebuah bangsa dan negara. Malaikat Tuhan berkata “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa”.



Pesan apakah sebenarnya yang Yesus berikan kepada kita tentang KelahiranNya untuk pemerintahan dunia ? Diatas pemerintahan dunia terdapat sebuah pemerintahan tertinggi yakni pemerintahan Surgawi. Doa dan harapan kita biar apa yang dilakukan oleh pemerintahan bangsa kita semuanya mendatangkan kesejahteraan bagi rakyatnya, termasuk jaminan dalam memeluk kepercayaannya seperti kasus-kasus SARA seperti di wilayah tertentu di Propinsi tertentu.



Apakah gereja Tuhan masih berdoa dan berdiri bangsa ini ? Gereja Tuhan harus bangkit dan sebarkan berita kedamaian kelahiran Yesus Kristus itu hingga terdengar dan terlihat sampai di seluruh aparat pemerintahan daerah dan pusat.



4. YESUS LAHIR UNTUK MEMATAHKAN KETIDAKMUNGKINAN MANUSIA. Hampir saja luput dari pikiran kita, bahwa kelahiran Yesus bukan saja untuk memberikan damai sejahtera, bukan juga sebatas berita kesukaan bagi dunia dan tidak hanya untuk memberikan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya.



Tapi dibalik itu semua ada sebuah Kasih yang sangat besar, Kasih Agape_Kasih yang tak bersyarat itu diberikannya kepada kita, supaya setiap kita memperoleh masa depan yang lebih baik. Pesan apakah sebenarnya dibalik kelahiran Yesus untuk mematahkan ketidakmungkinan manusia ?.



Diatas semuanya itu Yesus mematahkan ketidakmungkinan seorang anak Raja bisa lahir disebuah kandang yang hina, seorang wanita yang belum bersetubuh dapat memiliki seorang anak, seorang bakal anak dapat bertumbuh sehat ditengah ancaman kelahirannya. Kelahiran Yesus mematahkan ketidakmungkinan bagi manusia.



Dunia mungkin berkata latar belakangmu sebagai batasan meraih masa depan yang lebih baik. Mungkinkah pendidikan yang kurang, keluarga yang berantakan, cacat secara fisik, tinggal dipemukiman yang sederhana, membuat saya tidak dapat berkarya lebih bagi Tuhan. Saatnya setiap kita menyimpan dalam hati semua apa yang dikatakanNya dan bagikan berita itu kepada sesama “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” dan berkatalah “Jadilah padaku menurut perkataan Tuhan !”.



5. YESUS LAHIR UNTUK MENJADI TUHAN ATAS DUNIA INI. Kelahirannya ke dalam dunia memang dalam wujud sebagai manusia, tapi kelahiranNya bukanlah inisiatif manusia. KelahiranNya adalah bukti Kasih Allah kepada manusia. Yohanes 3:16 “Karena begitu besar Kasih Allah akan dunia ini, sehingga setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”.



Dia lahir dalam kesederhanaan, Dia lahir ditengah ancaman hidup, Dia lahir untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, Dia lahir untuk mematahkan ketidakmungkinan dalam diri manusia dan Dia lahir yang utama adalah untuk menjadi Tuhan atas hidup kita. Natal tidak harus meriah secara materi, Natal tidak perlu kado baru, Natal tidak perlu keliling Eropa, Natal tidak harus makan enak. Natal tidak perlu dirayakan dengan Pohon Natal. Natal tidak perlu dirayakan dengan gemerlap cahaya di mall-mall.



Yesus lahir dikeheningan malam dan tempat yang sangat jauh dari jangkauan seorang anak Raja lahir. Pesan Natal yang harus lahir di hati kita adalah Yesus mau masuk dalam hidup kita untuk menjadi Raja dan Tuhan...bukalah hati kita untuk Sang Juru Selamat itu datang !!!.



Perayaan Malam kudus dan Lilin Natal dinyalakan oleh Ketua PD DPA GBI DKI Jakarta Pdm. Vanny Paendong, M.PdK, 5 orang KPW GBI DKI Jakarta dan perwakilan PP DPA GBI. Ibadah ditutup dengan penampilan Arrow Dancer GBI Petamburan sebagai Juara 1 Modern Dance Show Your Talent Part Two 2015.



Puji Tuhan akhirnya pelaksanaan Natal tahun 2015 dapat berjalan dengan baik, ini semuanya tidak lepas dari partisipasi setiap PD,PW,PS DPA GBI Jakarta, Panitia Natal, Ketua Plt. BPD GBI DKI Jakarta Pdt. Samuel Gunawan, PP DPA GBI dan GBI Sungai Yordan. Salam Generasi Pengubah Tuhan Yesus memberkati. [Eunike-DPA DKI Jakarta].