Berita Bethel
Penulis: Pram (16/12/2015)
Tidak Ada Keselamatan Pasca Kematian


Keselamatan kekal dijamin di dalam Yesus Kristus, namun hal itu dengan syarat yaitu tinggal di dalam Kristus (Yoh 15:5-6, Roma 11:19-24). Tujuan akhir keselamatan adalah semakin mengenal dan mencintai Kristus (Yohanes 17:3) sehingga mengarah menjadi serupa seperti Kristus (Roma 8:29).



Tiga Dimensi Waktu. Nats I Tes 5:23 sebagai dasar proses pengudusan yang membuat orang percaya menjadi sempurna dan tak bercacat roh, jiwa dan tubuh bisa terjadi dalam tiga dimensi waktu yaitu 1. Pembenaran (Justification), orang percaya sudah diselamatkan dari hukuman dosa (Titus 3:5, Roma 8:24, Efesus 2:5). 2. Penyucian (Sanctification), orang percaya sedang diselamatkan dari kuasa dosa (I Tim 4:16, Filipi 1:19). 3. Waktu yang akan datang, orang percaya diselamatkan dari dosa (Glorification). Nats Ibrani 9:27-28, I Petrus 1:5.



Mahkota/Pahala. Lima pahala bagi orang percaya sesuai dengan Alkitab terdiri dari : 1. Mahkota kehidupan (pengikut setia Yesus sampai mati, Wahyu 2:10). 2. Mahkota kebenaran (orang percaya merindukan kedatangan Yesus, II Tim 4:8). 3. Mahkota abadi (orang percaya yang mampu menguasai diri dalam segala hal (II Kor 9:25).



4. Mahkota kemegahan (orang percaya yang memenangkan jiwa baru, I Tes 2:19). 5. Mahkota kemuliaan (orang percaya yang setia memelihara domba-domba Allah, I Pet 5:4).



Menghadap BEMA. Kelak, semua orang percaya akan menghadap ke tahkta pengadilan Kristus [bema] seperti tertulis pada nats II Korintus 5:10. Tujuan bema adalah memberikan pahala sesuai dengan perbuatan iman seseorang. Jika ia memiliki motivasi yang keliru, ia tetap selamat namun kehilangan upah (pahala) sesuai dengan I Kor 3:10-15.



Sebaliknya, mereka yang murni dan teruji akan menerima pahala dari-Nya dan akan ikut serta bersama Kristus untuk memerintah bersama Kristus di bumi yang baru (Wahyu 21:1-3, 22:5).



Keselamatan Orang Masa PL. Orang yang hidup pada masa Perjanjian Lama, sebelum kelahiran Kristus tetap sama dengan masa PB. Artinya mereka diselamatkan bukan karena perbuatan (baik) melainkan iman (Abraham - Kejadian 15:6). Kejadian 3:15-16 (proto evangelium), mereka percaya dan beriman kepada Allah yang berjanji akan datang sang Juru Selamat.



Belum Pernah Dengar Injil, Apakah Selamat ?. Alkitab secara tegas menuliskan tidak ada keselamatan melalui Hukum Taurat atau hati nurani atau cara-cara lain, kecuali percaya dengan iman kepada Yesus Kristus (Galatia 2:16, Yoh 14:6). Zaman Nuh orang yang meresponi hanya berjumlah 8 orang (Nuh dan anggota keluarganya saja, Red).



Era Yeremia, tidak ada orang yang meresponi pelayanannya walau ia berkotbah selama 40 tahun. Janji Tuhan sesuai dengan Ulangan 4:29 yaitu setiap orang yang mencari-Nya dengan segenap hati akan bertemu dengan-Nya. Hal yang sama terjadi pada diri Kornelius (Kis 10:4-5, 34-36). Namun, orang lebih suka menyembah berhala sehingga kena hukuman Allah (Roma 1:18-23).



Keselamatan Setelah Kematian Adakah ?. Yesus memproklamirkan [Yunani : kerusso] kebenaran Allah untuk mencelikkan mata orang-orang yang meninggal pada zaman Nuh, bukan memberitakan Injil kepada mereka (I Petrus 3:19-20). Mereka dihukum sebab tidak taat dan telak menolak kabar baik yang diberitakan Nuh sebagai pemberita kebenaran saat itu (2 Petrus 2:5).



Yesus tidak pernah menginstruksikan mereka untuk memberitakan Injil kepada orang mati yang selama hidupnya belum pernah mendengarkan Injil. Firman Tuhan secara tegas melarang orang percaya untuk berhubungan dengan arwah (roh orang mati) seperti tertulis pada nats Imamat 19:31.



Sikap GBI. GBI tidak percaya ada keselamatan setelah kematian. Orang mati akan dihakimi bukan diInjili (Ibrani 9:27). GBI meolak (ajaran) berdoa di makam-makam (kuburan) dan meminta keselamatan bagi anggota keluarga yang belum bercaya namun ia sudah meninggal dunia.



Materi diatas adalah paparan Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham (Ketua Teologia dan Pendidikan).Ia berbicara sebagai nara sumber pada acara Seminar Sosialisasi Theologia Keselamatan dan Biblical Grace digelar Departemen Teologia BPH GBI, Litbang BPD DKI Jakarta dan INISEL di GBI Damai Sejahtera, Jakarta Pusat (7/12). Berita Seminar : Keselamatan Bisa Hilang ? dan Pasti Selamat Asal .... ?.