Berita Bethel
Penulis: Pram (25/01/2016)
Militer AS Kembangkan Tentara Siber (Cyborg)


Teknologi semakin berkembang dan maju. Salah satunya, militer Amerika Serikat kembangkan Tentara Siber (Cyborg), Dengan cara menghubungkan manusia dengan komputer.



Peneliti berharap untuk mengembangkan bandwidth dengan kecepatan tinggi, saraf implan untuk membuka saluran antara otak manusia dan elektronik modern. Komputer otak Cyborg dapat terhubung langsung ke komputer masa depan, menurut militer AS.



Proyek riset militer AS yang dikenal dengan singkatan DARPA telah meluncurkan program penelitian yang disebut Neural System Engineering Desain (NESD) yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah saraf implan yang menghubungkan langsung manusia ke komputer.



Manusia terhubung komputer langsung bukanlah topik penelitian baru, tapi sebagian besar telah terhambat oleh kecepatan yang lamban, kontrol terbatas, melengkapi gerakan robot atau memungkinkan manusia untuk input teks atau sejenisnya ke dalam komputer dengan berkonsentrasi pada perasaan atau pikiran dari gerakan tertentu.



Phillip Alvelda, manajer NESD untuk DARPA, mengatakan: "sistem koneksi otak (manusia) ke komputer terbaik saat ini adalah seperti dua super komputer yang mencoba untuk berbicara satu sama lain menggunakan modem tua dengan kamampuan 300 baud. Bayangkan apa yang akan mungkin terjadi ketika kami meng-upgrade alat-alat itu guna membuka saluran antara otak manusia dan elektronik modern. "



Pada saat ini, manusia terhubung komputer menghubungkan sejumlah besar neuron pada suatu waktu suatu tempat antara 100 dan 1.000 - untuk sebuah mesin. Darpa bertujuan untuk memperbaiki teknologi sehingga untuk menghubungkan neuron individu.



Hal ini akan memberikan banyak kontrol yang lebih baik, mengurangi kebisingan dan, dalam teori guna mempercepat komunikasi antara manusia dan komputer.Tujuan riset ini akan memberikan terobosan dalam ilmu saraf, biologi sintetis, elektronik berdaya rendah, photonics, manufaktur perangkat medis dan kemasan, serta uji klinis, menurut lembaga riset tersebut.



Sementara itu, riset yang didanai melalui DARPA ini memiliki tujuan akhir aplikasi militer, manusia terhubung komputer saat ini digunakan untuk kepentingan sipil yang mendesak, tidak sedikit penggantian anggota tubuh yang hilang, pemulihan penglihatan dan indera lainnya, serta pengendalian penyakit.



Program NESD terhubung ke Penelitian Otak melalui Inovatif Neurotechnologies, suatu inisiatif yang diluncurkan oleh Barack Obama pada tahun 2013, yang menjanjikan $ 100 juta USD terhadap penelitian yang bertujuan untuk menyembuhkan atau membantu gangguan otak dan kerusakan otak. [Sumber : www.theguardian.com/Foto:Istimewa].