Berita Bethel
Penulis: Pram (09/02/2015)

KKR Waria : Yesus Sanggup Pulihkan !


Dia membenci dosa, tetapi tetap mengasihi orangnya. Hal ini disampaikan Pdt. Minarto Jonathan STh saat KKR Waria DKI (Jumat, 6/2) di Jakarta. Ia mengutip perikop anak yang terhilang dan diterimakembali oleh bapanya saat pulang ke rumah (Lukas 15 : 11-24 "......Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria").

Pdt. Minarto mengatakan banyak waria yang mengalami hal-hal buruk sejak kecil, seperti dilecehkan,dipukul, dibenci, disisihkan dari pergaulan dan lain-lain. Hal ini menimbulkan kepahitan dan kekecewaan yang mendalam.

Namun, dalam kondisi penderitaan ini, masih ada Yesus Kristus yang bersedia menerima waria.

Bahkan, Ia sanggup pulihkan kehidupan waria. Secara tegas, Pdt. Minarto mewartakan bahwa Yesus adalah Juru Selamat dan Jalan Menuju Keselamatan hanya ada jika melalui Yesus Kristus.Diakhir kotbahnya, ia memberikan tantangan (altar call) dan banyak waria bertobat.

Banyak diantara mereka didoakan oleh pembicara dan hamba-hamba Tuhan yang hadir.Setelah itu, Pdt. Wilson Siagiaan (Ketua Misi BPD DKI) mengatakan para waria musti banyak berdoa, rajin ibadah dan membaca Firman Tuhan.

Yuli (Ketua Waria Seluruh Indonesia) mengatakan dalam sambutan singkatnya bahwa waria lansia (sekitar 800 orang) perlu rumah penampungan, khususnya jika mereka memasuki usia tua.Selain itu, waria membutuhkan perangkat hukum perlindungan, sebab mereka sering mengalami serangan dari kelompok tertentu.

Yuli berpesan kepada waria yang hadir agar mengubah pola hidupnya menuju ke arah yang benar (sesuai Firman Tuhan).Kesulitan waria adalah banyak yang tidak punya KTP DKI sehingga mereka tidak bisa mendapatkan pengobatan gratis dari Pemerintah (KJS). Bahkan, saat sakit, meninggal, pemakaman pun, masyarakat banyak yang takut untuk membantu.

Ia menambahkan agar waria meningkatkan pola hidupnya dengan belajar aneka keterampilan, tidak terus-menerus "mencari nafkah" dijalanan sampai masa tua.

Yuli berhasil menyabet gelar S2 dan memimpin 7 juta waria se-Indonesia ini meminta agar pihak terkait bisa memberikan siraman nilai-nilai kehidupan saat kontes waria se-Indonesia di Jakarta (24-28/3). KKR ini diadakan oleh GBI Rayon 1D, Diakonia BPD GBI DKI, GBI MOI bekerja-sama dengan Biro PI BPH GBI.

Keterangan Foto : Yuli (kiri/inzet) dan kanan suasana altar call