Berita Bethel
Penulis: Pram (15/02/2016)

Robot Pintar Bakal Mengancam Jutaan Pekerja


Robot dengan kecerdasan tinggi bakal menyamai kemampuan manusia untuk melakukan pekerjaan, sehingga mengancam jutaan pekerja dalam kurun waktu 30 tahun mendatang. Hal itu disampaikan Direktur IT Universitas Rice, Texas-Amerika Serikat Moshe Vardi seperti dikutip dari The Jakarta Post (Senen, 15/2).



Vardi melontarkan hal itu kala berbicara di Forum Asosiasi Ilmuwan. Ia berkata dengan nada bertanya "dapatkah ekonomi dunia menyerap lebih dari 50% pengangguran ?". Hari ini ada sekitar 200 ribu robot-robor industri di AS dan jumlahnya semakin bertambah.



Vardi mengkalkulasi sekitar 10 % pekerjaan yang berkaitan dengan mengemudi kendaraan akan terhapus (digantikan) dengan peningkatan jumlah mobil tanpa pengemudi sekitar 25 % dalam kurun waktu 25 tahun mendatang.



Seorang dosen komputer sains di Universitas Cornell, AS (Bart Selman) mengatakan dalam kurun waktu sekitar 2-3 tahunan, sistem yang setengah atau penuh yang mengurus kebutuhan manusia akan masuk ke masyarakat.



Pertanyaannya ialah apakah mesin-mesin (robot) bisa memahami manusia ? atau akankah manusia mampu mengontrol mereka ? ataukah mereka memberikan keuntungan bagi manusia atau merugikan ?, mengingat teknologi robot terkini mampu untuk melihat, dan mendengar seperti manusia pada umumnya.



Pentagon (Departemen Pertahanan AS) telah mengajukan anggaran sebesar USD 19 miliar guna mengembangkan sistem senjata pintar. Kelak teknologi ini akan mampu untuk menganalisa data dan melakukan hal-hal (tugas) yang sulit.



Hal ini meningkatkan kekuatiran (keprihatinan) tentang apakah kelak suatu hari manusia bisa kehilangan kendali atas sistem (teknologi) canggih yang manusia itu bangun (ciptakan) sendiri, tanya Selman. [Sumber : The Jakarta Post/Foto : shutterstocks].