Berita Bethel
Penulis: Pram (17/03/2016)
Hindari Penggunaan Kartu Kredit untuk Tiga Hal Ini


Kemudahan untuk mengajukan kepemilikan sebuah kartu kredit seolah membuat alat pembayaran praktis tersebut menjadi semakin populer dan banyak digunakan oleh hampir seluruh kalangan masyarakat.Sebagian besar bank di Indonesia memberikan layanan kartu kredit sebagai sebuah produk unggulan yang memiliki target pasar luas dan menjanjikan.



Penggunaan kartu kredit tanpa sebuah rencana yang matang akan menuntun penggunanya pada akhir dengan sejumlah tagihan yang kemudian berubah menjadi tunggakan. Untuk itu, sangat penting memiliki kontrol dan penggunaan yang cermat terhadap pemakaian kartu kredit yang kita miliki.



Di dalam penggunaannya, ada beberapa barang yang memang tidak dianjurkan dibayar dengan menggunakan kartu kredit. Hal tersebut pada umumnya karena dirasa pembayaran yang dilakukan tidak akan efektif dan justru menimbulkan sejumlah masalah serta kerugian bagi pemilik kartu tersebut.



Beberapa poin di bawah ini merupakan sejumlah barang yang tidak dianjurkan untuk Anda bayar dengan menggunakan kartu kredit, dikutip Cermati.com. : 1. Mobil. Pada umumnya, dealer tidak akan mengizinkan pembelian mobil dengan menggunakan sebuah kartu kredit, hal ini cukup masuk akal karena jumlah limit yang terdapat dalam sebuah kartu kredit biasanya terbatas dan tidak mecukupi untuk melunasi tagihan tersebut.



Namun demikian, hal tersebut tetap saja mungkin untuk dilakukan.Akan tetapi, kita akan berresiko mengalami sejumlah kerugian yang diakibatkan oleh timbulnya biaya transaksi sekitar 1-3 persen dari jumlah total tagihan yang kita bayarkan. Cukup besar bukan? Sebab harga beli sebuah mobil bisa saja mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah.



Dengan pertimbangan sejumlah biaya tersebut, maka sangat dianjurkan untuk tidak melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Bahkan meski hanya untuk membayar sejumlah uang muka saja, kita sebaiknya menghindari pembelian mobil dengan menggunakan kartu kredit.



2. Membayar Tagihan Kartu Kredit Lain. Hindari melakukan pembayaran tagihan sebuah kartu kredit dengan menggunakan sejumlah dana yang berasal dari kartu kredit lainnya, di mana Anda hanya melakukan pengalihan sejumlah utang tersebut dengan harapan akan mendapatkan sejumlah suku bunga yang lebih ringan.



Namun pada kenyataannya,Anda tidak sedang berhemat dengan melakukan hal tersebut, tetapi Anda sedang menambah sejumlah tagihan berikut dengan bunganya yang telah tinggi pada tagihan kartu kredit Anda yang lainnya. Hal ini tentu saja sangat tidak efektif dan hanya menambah sejumlah masalah baru dalam tagihan Anda.



3. Belanja Online Sembarangan. Kehidupan modern dan perubahan gaya hidup akan menggoda kita untuk melakukan berbagai macam aktivitas dengan menggunakan jaringan internet, salah satunya adalah berbelanja. Belanja online telah menjadi sebuah tren yang banyak digemari semua kalangan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.



Sah-sah saja bila Anda melakukan berbagai macam transaksi belanja online, asal hal tersebut dilakukan pada situs online terpercaya dan memiliki kredibilitas yang baik. Namun pada kenyataannya ada banyak sekali kasus yang terjadi dalam transaksi online, di mana konsumen telah melakukan pembayaran namun barang yang dibeli tidak juga kunjung datang.



Tak cukup hanya sampai di situ saja, ada banyak kejadian di mana konsumen justru dikagetkan dengan sejumlah tagihan yang muncul pada pada lembaran tagihan bulanan yang sebenarnya tidak pernah dilakukan olehnya. Maka bisa dipastikan pemilik kartu kredit tersebut akan mengalami fraud terkait dengan penyalah gunaan kartu kreditnya.



Belanja online tentu saja bukan sebuah masalah untuk dilakukan, yang penting kita melakukannya hanya pada situs belanja yang bisa dipercaya saja. Hal ini akan membantu kita menghindari berbagai macam kerugian yang bisa saja terjadi akibat adanya penyalahgunaan kartu kredit yang kita pergunakan saat melakukan transaksi belanja online.[Sumber : www.okezone.com/Foto : Istimewa].