Berita Bethel
Penulis: Pdt. Togi Simanjuntak (25/04/2016)

Miliki Tekad yang Kuat


“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” Filipi 4:13. Irwin adalah seorang perwira Angkatan Laut AS yunior. Ia diberhentikan dari dinas militer setelah didiagnosis menderita kanker oleh prosedur militer standar pada saat itu.



Kehilangan pekerjaan merupakan sebuah pukulan besar baginya, namun ia bertekad untuk mendapatkan kembali kesehatan dan pekerjaannya. Dengan iman dan tekad baja, ia berjuang melawan penyakit yang berusaha mengambil alih tubuhnya.



Pada suatu saat, Ia hanya memiliki dua minggu untuk hidup, namun akhirnya kankernya dapat dikendalikan dan Ia sembuh.Irwin kemudian memusatkan perhatiaannya pada hasratnya untuk menjadi seorang perwira Angkatan Laut kembali.



Ia mengetahui bagaimanapun juga bahwa berlaku peraturan yang melarang dikembalikannya posisi seseorang yang diberhentikan karena kanker. Semua orang mengatakan kepada Irwin, “Menyerah sajalah. Dibutuhkan sebuah undang-undang Kongres untuk dapat memperoleh kembali posisimu!” Nasihat mereka memberinya suatu ide bahwa ia akan mengajukan sebuah undang-undang ke Kongres!.



Atas usaha yang tak pantang menyerah dari Irwin, akhirnya Presiden Harry S. Truman mengesahkan petisi Irwin menjadi hukum bagi sebuah rancangan undang-undang istimewa yang memungkinkan Irwin W Rosenberg didaftarkan kembali menjadi seorang Laksamana Muda di Armada ke Tujuh Amerika Serikat!.



Paulus menguatkan jemaat di Filipi dalam berbagai tantangan pelayanan dalam pengiringan akan Kristus. Ia mengatakan bahwa didalam Kristus:



1. Segala perkara artinya adalah segala masalah maupun pergumulan yang dialami oleh orang percaya. Baik perkara besar maupun kecil yang kita alami. Segala perkara juga berarti segala permasalahan yang mencakup sakit penyakit, masalah ekonomi, masa depan, kelemahan, dan segala aspek masalah yang manusia alami.



2. Dapat ditanggung di dalam Dia (Kristus) artinya adalah Kristus sanggup menanggung segala permasalahan hidup kita. Apa yang mustahil bagi kita menjadi tidak mustahil bagi Tuhan. Kristus sanggup menanggung semua perkara karena dia adalah Tuhan yang hidup, Allah pencipta, sumber segalanya. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa di luar Tuhan, kita tidak ada apa- apanya.



3. Yang memberikan kekuatan artinya Kristus memberikan penyertaan serta kekuatan bagi setiap orang percaya untuk menang atas masalah yang dihadapinya. Kekuatan sejati hanya di dalam Yesus. Manusia tidak dapat mengandalkan kekuatannya sendiri. Bahkan Alkitab berkata, terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri (Yer. 17:5).



Kekuatan manusia tidak sanggup mengatasi segala perkara, hanya bersama Tuhan kita mampu melewatinya.Oleh karena itu janganlah kuatir atas permasalahan hidup, karena masalah ada selama kita hidup, tetapi kuatirlah jika hidup kita jauh dari Tuhan.



Mari bangun hubungan yang intim dengan Tuhan dan hidup di dalamnya, dan katakan: segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan.[Sumber : R.A.B / Pdt. Togi Simanjuntak/Foto : Ilustrasi].



Jangan kuatir atas permasalahan hidup karena Allah sanggup mengatasi segala perkara.