Berita Bethel
PESAN PASKAH BPH GBI 2017

“Kebangkitan Kristus Memberikan Harapan Baru”. Selamat jumpa bagi seluruh jemaat, pejabat serta gembala Gereja Bethel Indonesia di seluruh Tanah Air sampai Luar Negeri. Syalom….

Bulan April 2017 ini kita akan memperingati hari Kematian dan Kebangkitan Kristus, di mana melalui kematian Yesus Kristus di kayu salib, maka kita ditebus dari kesia-siaan hidup kita.

Dalam 1 Petrus 1:18 “Sebab kamu tahu bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek-moyangmu itu bukan dengan barang fana, bukan pula dengan perak  atau emas, melainkan dengan darah yang mahal yaitu darah Kristus sama seperti darah domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”

Itu artinya, dengan pengorbanan Yesus yang kita peringati dalam Jumat Agung ini, kita ditebus dari kesia-siaan dan cara hidup kita yang lama menjadi kehidupan yang baru, supaya :

1).Kita menjadi sesuai dengan yang Tuhan inginkan dari hidup kita. Karena, Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa dengan Dia, tetapi kesegambaran dan  keserupaan dengan Allah itu, telah rusak karena dosa, yaitu dosa yang dilakukan oleh Adam dan Hawa dan yang dilakukan oleh orang tua kita, bahkan  sampai kepada kita.

2).Kita dapat mencapai gol dan sasaran Tuhan dalam hidup kita, yang ditetapkan sejak penciptaannya sampai kepada penebusan-Nya, bahkan sampai kepada kehidupan kita yang baru dalam Kristus.

3).Dengan Kebangkitan-Nya, Kristus memberikan pengharapan baru kepada kita. Karena, dalam keberdosaan kita, kita tidak mampu memenuhi harapan-harapan Tuhan. Tetapi, dengan kematian dan kebangkitan-Nya, maka kita juga dibangkitkan dalam kehidupan  yang baru. Itu sebabnya, dalam 1 Korintus 15:14 ”Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu”.

Berarti, buat kita kebangkitan Kristus menjadi titik poin yang sangat penting karena dengan kebangkitan-Nya maka Yesus mengalahkan maut, artinya, Yesus mengalahkan semua persoalan karena kematian adalah puncak persoalan di dalam dunia ini.

Demikian juga kita, dengan dibangkitkannya kita dari manusia lama, maka tentu kita juga mampu hidup dalam kehidupan baru seperti yang Tuhan inginkan sesuai dengan visi GBI “Menjadi Seperti Yesus”, dalam Filipi 2:5 “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus”.

Jadi kita dapat berpikiran dan berperasaan seperti Yesus, yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hidup kita di tengah dunia ini akan mencitrakan Kristus, menjadi surat Kristus yang terbuka. Dengan demikian orang yang melihat perbuatan kita yang baik, maka mereka melihat Kristus.

Gol dan Sasaran Kristus Bagi Manusia. Setelah kita dibangkitkan oleh kematian dan kebangkitan Kristus, tentu Tuhan ingin agar kita mengarah kepada gol dan sasaran Kristus bagi setiap kita yang percaya.

Salah satu fokus Kristus adalah menyelamatkan orang-orang yang terhilang dan berdosa. Kita pun dibangkitkan dengan tujuan agar kita menjadi alat keselamatan Kristus dalam rangka menyelamatkan orang-orang yang terhilang itu, sehingga mereka bisa diselamatkan melalui kesaksian hidup kita.

Artinya, orang-orang Kristen terus menunjukkan pola pikir, cara pandang dan hidup yang baru. Sehingga, dengan menjadi figur dan teladan yang baik, maka kita dapat memperbaharui dunia ini.

Harapan di Tahun Penuaian Besar. Dalam kerangka tema GBI tahun 2017 yaitu Tahun Penuaian Besar, maka harapan kita orang-orang Kristen tidak berhenti hanya sekedar merayakan Jumat Agung dan Paskah, tetapi menghayati penebusan, penyelamatan dan pembangkitan Kristus dengan membangkitkan orang lain yang masih dalam dosa.

Melalui apa?.  Melalui pemberitaan injil, sehingga mereka diselamatkan. Ada banyak orang yang dapat kita selamatkan melalui kesaksian perbuatan, keteladanan hidup kita, sehingga mereka merasakan kehidupan baru setelah perjumpaannya dengan Tuhan.

Itulah makna Paskah yang kita peringati, jadi bukan hanya sekadar merayakan Jumat Agung dan Paskah, tetapi menjadi sebuah KEGERAKAN dalam diri kita, dimana kita pun harus membangkitkan orang lain kepada tujuan dan golnya Tuhan!

Penyelamatan ke Sorga dimulai dari Penyelamatan di Bumi. Artinya, kita juga harus melakukan upaya-upaya praktis untuk menolong orang-orang yang membutuhkan. Kita harus menolong orang-orang yang mengalami kehidupan yang sulit di berbagai bidang baik pendidikan, sosial maupun ekonomi.

Gerakan sosial dan kepedulian kita terhadap sesama yang membutuhkan, harus ditingkatkan. Supaya mereka merasakan “Terang  Kristus” bukan hanya melalui kata-kata kita tetapi melalui tindakan nyata. Untuk itu, kami mendorong gereja-gereja untuk melakukan aksi-aksi sosial yang akan  menolong sesama manusia, sehingga mereka juga merasakan kasih Kristus melalui pelayanan kasih kita.

Jakarta, Maret 2017

Atas nama Badan Pekerja Harian Gereja GBI

TTD

Pdt. Dr. Japarlin Marbun - Ketua Umum

Pdt. Paul Widjaja - Sekretaris Umum