Berita Bethel
Konferensi Nasional Pertama Pelayanan Ayah

INDONESIA NEEDS A FATHER. Restoring Father, Restoring Nation!.

Pelaksanaan acara  : 28-30 Agustus 2017. Lokasi : GBI Ecclesia, Taman Semanan Indah Blok NA No. 1, Cengkareng, Jakarta-Barat. Pendaftaran : Sebelum 15 Juli 2017 Rp. 250.000,- per orang. Setelah 15 Juli Rp. 300.000,- per orang. Info dan registrasi : Surya Irawan (081285639212). E-mail : connect@indonesianeedsafather.com.

Latar Belakang : Unit keluarga adalah bagian terpenting dalam pembangunan masyarakat. Allah telah memberikan ayah instruksi dan mandat yang unik serta kesempatan untuk berdampak langgeng bagi masyarakat dengan mempengaruhi generasi berikutnya dengan sedemikian rupa sehingga mereka dapat mengikuti-Nya.                          

Sayangnya fakta di lapangan berkata lain, walaupun ada banyak masalah besar di dunia ini, namun sekarang ketiadaan sosok seorang bapa dalam keluarga adalah salah satu masalah terbesar yang sedang terjadi di dunia.

Contoh klasik yang terjadi di tengah masyarakat kita adalah, walaupun secara fisik kadang ayah hadir di tengah keluarga, namun seringkali absen secara fungsi dan peran, sehingga generasi muda kita telah kehilangan sosok, model dan fungsi dari seorang ayah yang seharusnya, kelak generasi muda tersebut, akan menjadi generasi tanpa nilai-nilai dan identitas yang pada gilirannya, mereka akan menghasilkan generasi yang lebih buruk lagi. Apakah kita akan membiarkan  hal ini terus terulang dan terjadi ?.

Tujuan : 1. Membangun awareness peserta betapa pentingnya “bapa” dan “keluarga”. 2. Mengokohkan para pemimpin gereja untuk memiliki paradigma baru bahwa tanpa melibatkan keluarga, gereja tidak mungkin dapat memuridkan secara maksimal

Ayah yang memahami fungsi dan perannya, akan menghasilkan keluarga yang kuat dan berdampak, yang dapat membentuk masyarakat, kota dan bangsa yang kokoh.

3. Selain itu Konferensi Nasional Ini dapat menjadi ajang pemersatu bagi pelayanan dan gerakan yang berfokus baik pada pria, wanita, pernikahan, parenting dan keluarga untuk mereka dapat saling terhubung dan dapat terjalin kerja sama dan tentunya harapan kita semua bahwa konferensi ini dapat menjadi momentum nasional untuk memulai pemulihan keluarga yang berujung pada pemulihan bangsa!

Nama Acara : Konferensi Nasional Pertama Pelayanan Ayah. Nama kegerakan : Indonesia Needs A Father. Sub tema/tag line: Restoring Father, Restoring Nation!.

Pembicara : Cassie Carstens (Foto kanan, Afrika Selatan), Pembicara utama, Profil terlampir. Pdt. Dwidjo Saputro, Pdt. Eddy Leo, Pdt. Hengky So, Bp. Antonius Tanan.

Susunan Kepanitiaan: Board Director/Steering :Bp. Dwidjo Saputro, Bp. Bambang Widjaja, Bp. Edy Leo, Bp. Antonius Tanan, Bp. Andreas Nawawi, Bp. Willy Josef, Bp. Tony Mulya. (Diusulkan nama baru : Bp. Johan Tumanduk dari GPIB dan Bp. Himawan dari Family First)

 Board Executive/Organizing :    Ketua I :  Bp. Hengky So, Ketua II :  Bp. Sutirto Kardja, Sekretaris :  Bp. Yoel S. Kusworo. Treasury    :  Ibu Laura, Bidang Acara & Konten :  Bp. Beta Tenggara,  Bp. Togi Simanjuntak, Bidang Media Publikasi/Humas :  Bp. Roy Wijanarko, Ibu Harjani. Bidang Hospitality :  Bp. Paulus Khoe,  Ibu Lily Totong, Ibu Natalie.  Bidang Konsumsi :  Bp. Toni Linggi.Bidang Registrasi :  Bp. Surya Irawan, Bidang Multimedia:  Bp. Toni Linggi. Media Partner: Majalah INSPIRASI : Bp. Surya,  Bp. Robby Repi

Rencana konten acara secara umum : Konferensi dan Training.  Konferensi: Isi dari acara konferensi  semacam promosi dan sharing dari existing ministry yang telah dan bergerak dalam pelayanan pemulihan pria, wanita keluarga, parenting dll. Dalam rangka promosi, disediakan booth untuk ministry-ministry tersebut.

Training : Pelatihan dengan beberapa kategori kelas:Ayah yang berperan. Para ayah yang telah menyadari dan ingin dipulihkan dan tahu lebih banyak tentang peran yang Tuhan tetapkan bagi seorang ayah, sehingga mereka dapat menjadi Ayah bagi keluarga. Kelas ini bagi mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan “The World Needs A Father” sebelumnya. Kelas ini akan dilatih oleh team baik lokal maupun internasional serta 3 sesi oleh Bp. Cassie Carstens

Ayah yang berbagi. Adalah kelas bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan “The World Needs A Father” sebelumnya, baik dalam training The World Needs A Father secara langsung maupun melalui kelas pemuridan Pria Sejati modul terbaru dan atau mereka yang direkomendasikan oleh gerakan Bapak Sepanjang Kehidupan.Yang memiliki hati untuk berbagi dan berperan melatih para ayah lainnya untuk menjalankan fungsi dan perannya. Kelas ini akan dilatih oleh Cassie Carstens dan anggota tim pembicara

Ibu cemerlang (brilliant mother) :Adalah kelas bagi para ibu yang suaminya juga mengikuti baik kelas AYAH BERPERAN maupun AYAH BERBAGI. Kelas ini terbuka bagi Ibu yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya serta bagi mereka yang baru pertama kali terlibat . Kelas ini akan dilatih oleh Ibu Jenny Carstens, Istri dari Ayah Cassie Carstens. Dan juga pengajar local yang ditunjuk olej Jenny Carstens.

Harapan dari beberapa training yang telah kita jalankan dan lewat pelatihan ini akan lahir para:AYAH PEMBINA (Para trainer dan practitioner).Adalah mereka yang nantinya menjadi mentor dan pelatih dari para AYAH YANG BERPERAN dan AYAH YANG BERBAGI. Ini adalah para ayah yang sudah berfungsi dalam keluarganya,terpanggil dan  percaya bahwa Tuhan memiliki rencana untuk memulihkan masyarakat dengan cara memulihkan para ayah kepada posisi yang Allah telah tetapkan bagi mereka serta meyakini bahwa mereka berada dalam rencana tersebut, sehingga sesuai dengan kapasitas dan Panggilan mereka, mereka  dapat menjadi Ayah bagi Gereja, Ayah bagi kota dan Ayah bagi Bangsa.

Catatan: Hal yang menarik dari event ini adalah bahwa acara ini diselenggarakan dengan kontribusi semua pihak, artinya semua yang mendukung acara ini memberikan kontribusi terbaik mereka. Cassie Carsten datang dengan tim atas biaya mereka sendiri termasuk biaya akomodasi. Semua pembicara termasuk Cassie Carstens tidak menerima apapun dari acara ini. Venue untuk acara dipinjamkan secara suka rela oleh GBI Ecclesia. Para pesertapun hanya dibebani dengan biaya makan siang dan snack selama beberapa hari training.

Lampiran I Profil Singkat Cassie Carstens.Misi utama Cassie Carstens adalah untuk melatih para pemimpin transformasional. Ia mendirikan Sekolah kepemimpinan Pelayanan olahraga International (ISLS) pada tahun 1999, dan mendirikan African Leadership Institute for Community Transformation (ALICT) pada tahun 2004.

Dia memulai gerakan pemuridan global bernama Ubabalo (yang berarti Grace of God), yang sekarang sudah beroperasi di 140 negara, di mana pelatih olahraga dilatih untuk menjadi pelatih kehidupan dan menjadi panutan dalam pembapaan kepada para remaja dan pemuda.

Sebagai pendeta tim Piala Dunia Rugby Afrika Selatan 1995 yang menerima piala juara dari presiden, Nelson Mandela, ia telah melihat langsung rekonsiliasi serta transformasi masyarakat dan budaya dapat terwujud melalui olahraga.

Dia juga menjabat sebagai pimpinan Koalisi Pelayanan Olahraga Internasional (ISC), yang bertanggung jawab untuk pelatihan bagi sekitar 100.000 pemimpin per tahun.Kini, fokus utama Cassie adalah untuk menangani wabah global berkaitan dengan ketiadaan figur ayah.  

Dalam melakukannya,  beliau memulai gerakan yang sekarang dikenal The World Needs A Father. (Dunia Membutuhkan Ayah) dan menulis sebuah buku luar biasa dengan judul yang sama,  yang benar-benar membahas masalah ketiadaan figur bapa tersebut.

Sebagai pembicara internasional, pelatih para ayah dan ahli strategi, Cassie percaya bahwa pemimpin menentukan keberhasilan dan bahwa nilai-nilai yang tepat memastikan keberhasilan masa depan.

Lampiran II : Biografi Singkat The World Needs A Father (TWNAF).The World Needs A Father didirikan pada Februari 2011, yang fokus utamanya adalah pemulihan bagi para ayah kepada posisi yang Tuhan telah anugerahkan, yaitu sebagai pemimpin yang melayani keluarga mereka, melalui pelatihan dan pembinaan.

Tujuan kami adalah mempersiapkan anak laki - laki bertumbuh sebagai pria sejati dan  pemuda tersebut  bertumbuh menjadi ayah satu hari kelak, serta untuk memberdayakan ayah dalam memberikan kepemimpinan yang tepat bagi keluarganya.

Didirikan dengan kesadaran dan prinsip-prinsip untuk keluarga yang sehat sesuai Alkitab, The World Needs A Father adalah tentang pelatihan bagi komunitas-komunitas untuk memahami nilai dan peran mereka sebagai ayah, dan memberi mereka alat untuk melatih orang-orang lain di sekitar mereka, sehingga percikan surga dapat turun di rumah mereka, riaknya mengalir melalui komunitas mereka.

The World Needs A Father  telah menjadi gerakan yang telah melatih baik  pria dan wanita di lebih dari 50 negara, mereka yang telah dilatih, melatih orang lain dan membangun jejaring besar yang bergerak menuju pemulihan kesehatan keluarga dan masyarakat.

Lampiran III : Sejarah dan latar belakang The World Needs A Father hadir di Indonesia. Kegerakan the world needs a father di Indonesia dimulai dari kunjungan Cassie Carstens , pendirinya, kepada kami, murid-muridnya yang pernah bersekolah baik di ISLS (international Sports Leadership School) Maupun Alict (African Leadership Institute For Community Transformation).

Setelah kunjungan pertama pada tahun 2004 dan lewat beberapa kali kunjungan beliau di Indonesia terutama dalam konteks pelayanan olahraga, akhirnya pada tahun 2014 beliau berkesempatan datang kembali ke Indonesia, Senior saya Bapak Beta Sandi Tenggara dan rekan saya Paulus Khoe dari pelayanan Gen-B menawarkan untuk  dibuat di Bandung karena waktu itu salah satu gereja besar yang diharapkan dapat menjadi host bagi acara training ini menyatakan belum siap untuk. Akhirnya saya dibantu rekan-rekan pemimpin kegerakan di Bandung , Bp. Pdt. Andy Setiawan dan Bp. Dudung Hadi, kami mewujudkan dalam bentuk 2 hari seminar di Bandung bagi kaum pria dan hari kedua kepada para pemimpin muda bertempat di GBI PPL Citylink pada tanggal 16-17 Juni 2014.

Pada akhirnya di bulan Juni 2014 Bp. Cassie Carstens memasukkan saya dalam Group Fatherhood Legacy Team, di mana ini adalah team yang berisi para fasilitator/ perwakilan  kegerakan The World Needs A Father dari negara-negara lain, kami melakukan kontak komunikasi  via Skype satu kali setiap 2 bulan di minggu pertama untuk melaporkan update dan laporan perkembangan tentang apa yang sudah dikerjakan. Kami tidak dapat mendaftarkan diri untuk masuk grup ini, hanya beliau yang memilih.

Training TWNAF yang pertama kali secara lengkap diadakan pada tanggal 9-11 Juni 2015  di Kota Sidoarjo,  Jawa Timur di host oleh Gereja Bethany House Of Glory, yang digembalakan oleh bapak Pdt. Willy Yosep. Waktu Di hadiri oleh 81 peserta dari 11 kota di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Bandung, Sidoarjo, Cirebon, Banyuwangi, Salatiga, Bali, Semarang, Sorong (Papua) dan Flores (Nusa Tenggara Timur) dan berasal dari 20 gereja/ organisasi.

Training TWNAF lengkap yang kedua diadakan di Jakarta pada tanggal 13-5 Juni 2016 di Gereja Abbalove  Jl. Industri , pada training ini disajikan materi lengkap dengan adanya kelas bagi para ibu yang dilatih oleh Ibu Jenny Carstens, istri dari Cassie Carstens. Training ini diikuti oleh 267 peserta.  

Pada tanggal 3-5 Februari 2017 Cassie Carstens kembali mengunjungi Indonesia bertemu dengan Beberapa pemimpin dari Yayasan The Meek, pada tanggal 3 Februari juga bertemu dengan beberapa tokoh kegerakan nasional: Bp. Samiton Pangellah, Bp. Dwidjo dari Bapak Sepanjang kehidupan, Pak Tony Mulia dari JDN, Bp. Andreas Nawawi dari Father and son Movement , Bapak Antonius Tanan dari My Father my mentor. Pada kesempatan terpisah beliau juga bertemu dengan Bp. Pdt, Eddy Leo dari Abbalove.

Inti dari pertemuan-pertemuan tersebut adalah bagaimana mempersatukan banyak gerakan dan gereja untuk menyadari tentang pentingnya pemulihan Hubungan Ayah dan Anak. Oleh sebab itu training The World Needs A Father pada bulan Agustus tanggal 28-31 mendatang, diharapkan menjadi sebuah national initiative yang melibatkan banyak pihak demi tercapainya pemulihan keluarga khususnya  Hubungan ayah-anak, karena dengan Ayah diubahkan, keluarga otomatis berubah, keluarga berubah membuat masyarakat berubah pula dan masyarakat yang berubah membuat bangsa diubahkan. (Roy Wijanarko - Fasilitator gerakan The World Needs A Father di Indonesia)