Berita Bethel
Penulis: Pram (03/05/2015)

Pelmas : Menjangkau Kaum Terabaikan


Ketua Misi dan Pelmas BPH GBI, Pdt. dr. Josafat Mesach (kanan)meresmikan Yayasan Gerakan Kasih Abadi Indonesia yaitu sebuah yayasan yang menaungi rumah pemulihan bagi disabilitas mental di Bekasi (Minggu, 3/5). Sekaligus, pengelola (Pdt. Lukas Sagotra, kiri) merayakan HUT pada acara ini.



Selayang Pandang Yayasan. Mulai 2011, Pdt. Lukas Sagotra terpanggil dalam pelayanan ini bersama dengan keluarganya. Dengan motto “Melayani yang Terbuang” dari Matius 25:34-40. Oktober 2011 Yayasan Gerakan Asih Abadi Indonesia resmi berdiri. Akta pendirian Yayasan tertanggal 01 Juli 2011, nomor 02 Notaris Syafi’i SH.,M.M di Bekasi dan terdaftar di MENKUHAM Nomor : AHU-5646.AH.01.04 Tahun 2011.



Visi : “Terwujudnya kehidupan manusia yang sehat tubuh, jiwa dan roh sebagai ciptaan Tuhan” dan misi “Memperlakukan sesama dengan kasih Agape”.Setelah Badan Hukum Panti selesai, mereka mulai dengan mencari wanita-wanita cacat mental yang terbuang. Sampai dengan Desember 2011 mereka mendapatkan 22 orang yang harus dilayani.Yayasan melayani wanita-wanita yang terbuang dengan disabilitas mental. Panti ini berada di wilayah pelayanan BPD Bekasi. Panti melayani orang-orang yang terbuang dan diambil dari jalanan yaitu Cikampek, Karawang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Cilengsi dan Mekarsari.



Metode Pembinaan : system open house (tanpa teralis) dan tanpa obat-obat penenang. Saat ini jumlah penghuni Panti Gerasa mencapai 52 orang wanita, 2 bayi dan 3 batita sebagai hasil dari kehamilan beberapa wanita cacat mental sebagai efek pemerkosaan. Wanita - wanita tersebut berada Panti sampai Tuhan Yesus datang atau ada pihak keluarga yang mengambil mereka kembali, demikian penjelasan Pdt. Lukas Sagotra.



Tujuan : Pertama, Menjadikan penghuni Panti agar bisa hidup normal kembali, menjaga kebersihan (Bunda Vera, panggilan akrab istri Pdt. Lukas) masih melakukan pemantauan terhadap penghuni. Penghuni Panti bekerja sebagai tenaga paking suku-cadang di salah satu pabrikan suku-cadang di Bekasi. Tujuannya, mereka bisa hidup dan bekerja seperti orang normal.Kedua, memperlengkapi emosional, spiritual dan intelektual mereka agar kelak mampu bertanggung- jawab sesuai maksud tujuan-Nya, mengapa ia diciptakan. Ketiga, mewujudkan kualitas hidup manusia yang sehat sejahtera tanpa membedakan suku, bangsa, agama, kepercayaan, golongan, budaya, dan jender.



Ketiga, membina dan memfasilitasi pembentukan manusia yang mandiri dalam komunitasnya.Keempat, menjadi mitra Pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, melalui pembinaan mental dan spiritual dalam membangun negeri tercinta Indonesia.



Layanan administrasi : Pdt. Lukas Sagotra dan istri membantu pembuatan identitas bagi anak anak yang dilahirkan di lokasi ini. Surat-surat tersebut kelak dapat membantu anak-anak dalam melanjutkan pendidikan.



Jika para pembaca terbeban untuk membantu pelayanan diatas, silahkan mengirimkan persembahan kasih ke Yayasan Gerakan Asih Abadi Indonesia :1. Nomor Rekening : 0361-5809-54 (Bank BNI KCP Kemang Pratama, Jakarta).  2. Nomor Rekening : 156-00-0550380-2 (Bank Mandiri KCP Bekasi Juanda).  Usai setor / transfer, silahkan faks bukti tersebut ke nomor : 021.881.5457.



Kantor :Ruko Mitra Bekasi Blok B No. 17, Jl. Ir. H. Juanda No. 151, Bekasi-Jawa Barat / Lokasi Rumah Pemulihan Bagi Disabilitas Mental : Jl. AC Lengkeng No. 138 RT 01/RW 02 Kel. Bojong Menteng Kec. Rawa Lumbu Kota Bekasi. Telp. 021. 82437904, Faks . 021. 8815457, Hp. : 081280880355. Website/Situs : www.yayasanpantigerasa.com. E-mail : panti_gerasaindonesia@yahoo.com. [Dep. Pelmas BPH GBI-Lasma/Editor :Prambudi]