Berita Bethel
Penulis: Pram (26/03/2020)

Peduli DPA Banten : Desinfektan Gereja, STT, Panti Asuhan

Aksi sosial DPA [Departemen Pemuda dan Anak] BPD GBI [Badan Pekerja Daerah Gereja Bethel Indonesia] Propinsi Banten melakukan aksi sosial penyemprotan disinfektan ke gereja-gereja di Tangerang, Banten.

Skedul kegiatan ini masing-masing pada tanggal 24, 25 dan 28 Maret 2020. Redaksi menerima rilis yang dikirmkan oleh Pdt. Doni Susanto, S.Th [Ketua DPA GBI Propinsi Banten] :

Pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat Pemerintah melakukan social distance dan physical distance. Hal ini berdampak bagi Gereja-gereja, dengan meniadakan Ibadah di Gereja dengan mengganti Ibadah Keluarga di rumah. Bagi Gereja yang mempunyai kemampuan dan SDM, bisa mengadakan Ibadah Online atau Live Streaming.

Menyikapi situasi terkini tersebut, Departemen Pemuda dan Anak (DPA) GBI Propinsi Banten, berinisiatif untuk sedikit membantu beban Gereja dan Pemerintah dalam mengatasi dan menghambat penyebaran pendemi virus Covid-19.

Kerja-sama DPA - Pihak-pihak Terkait :

Sekaligus melakukan tindakan dan berita yang positif dan inspiratif untuk memberikan keberanian, pengharapan dan kekuatan bagi masyarakat dan warga gereja dalam situasi seperti sekarang ini.


DPA GBI propinsi Banten menggandeng Satgas Taruna Banten dan dibantu Relawan Pemuda Lintas Denominasi, serta didukung Pelmas [Pelayanan Masyarakat] BPD GBI Banten, mengadakan Aksi Sosial Relawan Penyemprotan Disinfektan ke Gereja-gereja di Tangerang.Aksi sosial penyemprotan disinfektan ke gereja-gereja ini dilakukan oleh 15 orang pemuda/i sebagai relawan.

Lokasi Desinfektan :


Kegiatan Aksi Sosial Penyemprotan Disinfektan di gereja-gereja ini tidak hanya bagi kalangan gereja-gereja denominasi GBI saja, tetapi juga bagi gereja-gereja denominasi lain, seperti Gereja Methodist Indonesia, Gereja Baptis Indonesia, Gereja Kristen Sangkakala Indonesia, GBIS, GPIAI, dan Gereja-gereja lain di daerah Tangerang Raya.

Selain itu juga melakukan  penyemprotan di Panti Asuhan dan Sekolah Tinggi Teologi di kawasan Tangerang. Kegiatan penyemprotan disinfektan ke gereja-gereja ini dilakukan secara mandiri dan gratis, bagi yang benar-benar membutuhkan.

Jadwal Desinfektan :


Adapun target Gereja-gereja yang dilayani penyemprotan disinfektan di kawasan Tangerang adalah 30-40 gereja. [selama 2 hari kegiatan, Selasa-Rabu, 24-25 Maret 2020, sudah terlayani 24 gereja dan panti asuhan. Sementara masih ada 1 hari lagi yakni Sabtu 28 Maret 2020 untuk melanjutkan aksi ini].


Perlengkapan dan Peralatan :

"Walaupun kami menjadi relawan untuk penyemprotan disinfektan ke gereja-gereja, kami juga tetap menjaga dan melindungi diri sendiri, dengan menggunakan perlengkapan dan pakai pelindung, yaitu masker, sarung tangan, penutup muka, baju lengan panjang yang ditutupi jas hujan, sepatu dan tentunya asupan vitamin. Semua perlengkapan ini sebagian dilakukan dan diadakan secara mandiri, sesuai dengan petunjuk" kata Lin Lie, salah satu wanita relawan dari Satgas Taruna Banten.

Ucapan Terima-Kasih & Testimoni  :

Kegiatan ini mendapatkan respon yang antusias dan positif dari gereja-gereja. Mereka merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. "Terima kasih atas pelayanan penyemprotan disinfektan dalam rangka menangani virus Corona. Semoga kalian dan kita semua juga tetap sehat" kata Pdt Lisda Girsang, Gembala Jemaat GMI di Perumnas Tangerang.

Pdt. Jhony Mardisantoso, Gembala Jemaat Gereja Baptis Indonesia jemaat BSD juga memberikan testimoni, "Kami dari Gereja Baptis Indonesia BSD, mengucapkan terima kasih kepada pemuda/i yang melakukan penyemprotan disinfektan di gereja kami. Kiranya menjadi berkat bagi umat. Dan tetap jaga kesehatan masing-masing".

"Kami mengucapkan terima kasih kepada DPA dan teman-teman, yang membantu pencegahan Corona dengan melakukan penyemprotan antiseptik di gereja kami. Ini sangat membantu kami, karena secara sumber daya belum memadai melakukannya sendiri. Karena itu, kegiatan ini sangat membantu sekali," kesaksian Pdt. Yoseph Wijaya sebagai Gembala Jemaat GBI Maruga Serua.

Pesan Ketua DPA BPD GBI Banten :

Kegiatan ini mendapat respon antusias dan sangat positif dari gereja-gereja, sehingga memunculkan wacana supaya gereja-gereja melalui organisasi gereja nya, bisa melakukan hal yang serupa untuk semua gereja-gereja. "Kami hanya bisa melakukan hal yang kecil dan mungkin tidak bisa memenuhi semua kebutuhan dan melayani semua gereja-gereja. Mungkin hanya 30-40 gereja saja yang sanggup kami layani.

Tetapi kami berharap, kita semua bisa melakukan tindakan yang nyata, dimulai dari lingkungan terdekat kita, yaitu keluarga kita untuk stay at home, lalu gereja-gereja kita dan masyarakat sekitar kita, untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan mengikuti setiap instruksi dari pemerintah dan pimpinan gereja." tulis Pdt.  Doni Susanto, S.Th.

"Kami mau menjadi bagian dari jawaban doa dan solusi, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Gereja-gereja di Tangerang. Pemuda/i tidak bisa berpangku tangan saja, tetapi harus bertindak nyata membantu Gereja-gereja, khususnya yang tidak memiliki SDM dan kemampuan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di gereja secara mandiri," tulisnya.

   

Lebih baik menyebarkan semangat yang positif dibandingkan berita negatif. Lebih baik memberi inspiratif daripada menakut-nakuti. Lebih baik tindakan kecil nyata daripada banyak kata-kata. Kepedulian dan aksi ini kiranya membangkitkan semangat kita semua, untuk terus berdoa dan bersatu serta bekerjasama guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Kiranya masa sulit ini bisa segera teratasi. Dan Tuhan memulihkan Indonesia kembali seperti semula, pungkas rilis Pdt.  Doni Susanto, S.Th.