Berita Bethel
Penulis: Pram (02/07/2021)

Tugas Anak Tuhan Membangun Keluarga Ilahi

Masih banyaknya laik-laki yang tidak hadir dan berfungsi dalam suatu keluarga sebagai bapa [ayah] merupakah salah satu latar belakang pendirian BSK [Bapa Sepanjang Kehidupan]. Lebih lanjut, BSK menjadi suatu kegerakan yang mengajak setiap laki-laki untuk memenuhi panggilan utama untuk menjadi seorang bapa bagi keluarga. Hal itu disampaikan Pdt. Dwidjo Saputro selaku Founder BSK pada sesi pembukaan Konferensi Bapa Sepanjang Kehidupan dengan tema “L E G A C Y”  [Rabu, 30/6] melalui Zoom.

Pdt Hengky So  [Ketua BPH GBI Bidang Pembinaan Keluarga] mengatakan orang-tua yang baik akan meninggalkan warisan iman, karakter baik, sehingga menjadi keluarga untuk memuliakan Tuhan. "BSK mulai bergerak kembali setelah pandemi di setiap rumah jemaat," pungkasnya.

Ketua Umum BPH GBI, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, MTh tampil sebagai nara sumber pertama. "Allah mendirikan lembaga pertama di bumi ini yakni keluarga," ujarnya. Tugas keluarga menurutnya ialah melaksanakan misi Allah yakni mengasihi Tuhan dan sesama. Berdasarkan Firman Tuhan, ia menegaskan bahwa keluarga adalah pusat pertumbuhan karakter rohani untuk membentuk keturunan ilahi, sesuai dengan nats Maleakhi 2:15 dan Mazmur 22:31-32.

"Allah berkenan memakai para bapa dalam keluarga, seperti Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Filipus. Kebiasaan dalam keluarga akan membentuk karakter [keluarga] menjadi baik atau buruk" ujarnya.

Lebih lanjut, Ketum BPH GBI menjelaskan hal-hal apa saja yang bisa diwariskan oleh keluarga kepada generasi berikutnya :  Pertama, mewariskan iman [2 Timotius 1:5, Ulangan 6:7, Mazmur 128:1-4]. Salah satu bentuk penerapannya adalah keluarga melakukan Mezbah Keluarga. Untuk mendukung pelayanan keluarga, salah satunya BPH GBI menyediakan bahan-bahan Panduan Mezbah Keluarga.

Kedua, menjadikan nilai-nilai hidup Yesus Kristus sebagai acuan kehidupan seperti kejujuran, ulet, rajin, suka memberi, menolong orang lain.  Ketiga, memberikan kesempatan pendidikan [Pengkotbah 7:11]. Keempat, memberikan warisan harta [bila memiliki] seperti rumah, tanah, asuransi, perhiasan dan lain-lain.

Namun, Ketum BPH GBI mengingatkan lagi bentuk warisan yang terbaik adalah teladan kehidupan Yesus Kristus, teladan keluarga dan komunikasi yang baik diantara keluarga.